Home Pendakipedia Tips Mendaki Gunung Saat Musim Kemarau

Tips Mendaki Gunung Saat Musim Kemarau

by Admin
tips mendaki gunung musing kemarau- @michell_fnly

Gallerypendaki.biz.id – Mendaki saat musim kemarau menjadi salah satu waktu yang dilakukan karena cuaca akan saat mendukung untuk pendaki. Namun, dibalik keuntungan tersebut ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat mendaki musim kemarau agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Berikut tips mendaki gunung saat musim kemarau.

Pilih Gunung Yang Tidak Rawan Kebakaran

Kebakaran hutan menjadi hal yang paling sering terjadi saat musim kemarau tiba. Terlebih perilaku-perilaku para manusia yang tak sadar akan lingkungan. Seperti, tidak mematikan api sesudah membuat atau menggunakan perapian konfensional dan memastikannya benar-benar sudah padam.

Sehingga tips mendaki gunung saat kemarau dengan memilih gunung yang tidak rawat terjadi kebakaran menjadi sangat penting dan kita juga harus menjaga lingkungan dengan tidak meninggalkan api menyala saat mendaki.

Udara lebih dingin, siapkan perlengkapan yang memadai

Meski tidak hujan, suhu udara di musim kemarau rata-rata akan lebih dingin daripada ketika musim penghujan.

Dinginnya udara akan sangat terasa terutama pada malam atau dini hari saat cuaca cerah.

Oleh karena itu, penting untuk membawa perlengkapan memadai untuk menjaga tubuh tetap hangat seperti tenda, jaket gunung, baju ganti, hingga sleeping bag. Perlengkapan itu sangat dibutuhkan saat beristirahat di malam hari ketika fisik tidak banyak bergerak.

Jika sampai tidak membawa perlengkapan yang memadai sehingga tubuh terus terpapar udara dingin saat beristirahat, hal itu semakin meningkatkan risiko terkena hipotermia.

Banyak sumber air kering, bawa bekal air yang cukup

Ada banyak gunung yang terdapat sumber air sehingga pendaki tidak perlu membawa banyak bekal air dari bawah. Namun, banyak pula sumber air itu yang mengering saat musim kemarau.

Jika sumber air kering, pendaki tidak bisa minum atau mengisi bekal airnya di sana. Mau tidak mau, bekal air yang cukup harus dibawa dari bawah jika sumber air mengering. Pendaki juga harus menghemat bekal airnya.

Sebelum mulai mendaki gunung saat musim kemarau, ada baiknya untuk mencari informasi terlebih dahulu mengenai kondisi sumber airnya saat di basecamp pendakian. Jangan sampai kehabisan air saat mendaki gunung.

Kondisi lebih berdebu, bawa masker atau kacamata

Jarangnya turun hujan di gunung saat musim kemarau juga menjadikan kondisi jalur pendakian menjadi kering dan berdebu. Saat kaki memijak atau melangkah, debu akan langsung beterbangan.

Hal itu tentu tidak sehat bagi pernapasan. Oleh karena itu, dibutuhkan perlengkapan untuk melindungi pernapasan dari debu seperti masker. Jika tidak memakai masker, debu akan banyak terhirup dan masuk paru-paru.

Selain pernapasan, debu yang beterbangan juga rawan masuk ke mata. Kacamata pun sangat dibutuhkan untuk mengurangi paparan debu yang mengenai indera pengelihatan agar mata tetap segar dan sehat.

(ald/kompas)

You may also like

Leave a Comment